Sabtu, 09 Januari 2010

PEMBELAJARAN GEOGRAFI MA

Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan. Lingkup bidang kajiannya memungkinkan manusia memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia sekelilingnya yang menekankan pada aspek sosial dan ekologis dari eksistensi manusia. Bidang kajian geografi meliputi bumi, aspek dan proses yang membentuknya, hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungan, serta interaksi manusia dengan tempat. Sebagai suatu disiplin integratif, geografi memadukan dimensi alam fisik dengan dimensi manusia dalam menelaah keberadaan dan kehidupan manusia di tempat dan lingkungannya.

Mata pelajaran geografi membangun dan mengembangkan pemahaman peserta didik t5entang variasi dan organisasi spasial masyarakat, tempat dan lingkungan pada muka bimu. Peserta didik didorong untuk memahami aspek dan proses fisik yang membentuk pola muka bumi, karakteristik dan persebaran spasial ekologis di permukaan bumi. Selain itu peserta didik dimotivasi secara aktif dan kreaktif untuk menelaah bahwa kebudayaan dan pengalaman mempengaruhi persepsi manusia tentang tempat dan wilayah.

Pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang diperoleh dalam mata pelajaran geografi diharapkan dapat membangun kemampuan peserta didik untuk bersikap, bertindak tegas, arif dan bertanggung jawab dalam menghadapi masalah sosial, ekonomi dan ekologis. Pada tingkat pendidikan dasar mata pelajaran geografi diberikan sebagi bagian integral dari Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ), sedangkan pada tingkat pendidikan menengah diberikan sebagai mata pelajaran tersendiri.

  • II. TUJUAN

Mata pelajaran geografi bertujuan agar peserta didik mempunyai kemampuan sebagai berikut :

  • A. Memahami pola spasial, lingkungan dan kewilayahan serta proses yang berkaitan
  • B. Menguasai ketrampilan dasar dalam memperoleh data dan informasi, mengkomunikasikan dan menerapkan pengetahuan geografi.
  • C. Menampilkan prilaku peduli terhadap lingkungan hidup dan memanfaatkan Sumber Daya Alam secara arif serta memiliki toleransi terhadap keragaman budaya masyarakat.
  • III. RUANG LINGKUP

Ruang Lingkup Mata Pelajaran Geografi meliputi aspek-aspek sebagai berikut :

  • A. Konsep Dasar, pendekatan dan prinsip dasar geografi.
  • B. Konsep dan karakteristik dasar serta dinamika unsur geosfer dan pola persebaran spasialnya.
  • C. Jenis, karakteristik, potensi, persebaran spasial, Sumber Daya Alam (SDA) dan pemanfaatannya.
  • D. Karateristik, unsur-unsur, kondisi, ( kualitas ) dan variasi spasial lingkungan hidup, pemanfaatan dan pelestarian.
  • E. Kajian wilayah negara-negra maju dan berkembang.
  • F. Konsep wilayah dan pewilayahan, kriteria dan pemetaannya serta fungsi dan manfaatnya dalam analisis geografi
  • G. Pengetahuan dan ketrampilan dasar tentang seluk beluk dan pemanfaatan Peta, Sistem Informasi Geografi ) SIG ), Citra Penginderaan Jauh.
  • IV. STANDAR KOMPETENSI DAN MOMPETENSI DASAR

PROGRAM UMUM / INTI

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

KELAS X / SEMESTER I
1. Memahami konsep, pendekatan, prinsip dan aspek geografi
  • 1.1. menjelaskan Konsep Geografi
  • 1.2. Menjelaskan pendekatan geografi
  • 1.3. Menjelaskan prinsip geografi
  • 1.4. Mendiskripsikan aspek geografi
2. Memahami sejarah pembentukan bumi
  • 1.1. Menjelaskan sejarah pembentukan bumi
  • 1.2. Mendiskripsikan tata surya dan jagat raya
KELAS X, SEMESTER II
3. Menganalisis unsur-unsur geosfer
  • 3.1. Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan lithosfer dan pedosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi
  • 3.2. Menganalisis atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi.
  • 3.3. Menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi.

PROGRAM ILMU SOSIAL

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

KELAS XI, SEMESTER I
  • 1. Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer
  • Menjelaskan pengertian fenomena biosfer
  • Menganalisis sebaran hewan dan tumbuhan
  • Menjelaskan pengertain fenomena antroposfer
  • Menganalisis aspek kependudukan
  • 2. Memahami Sumber Daya Alam
  • Menjelaskan pengertian Sumber Daya Alam.
  • Mengidentifikasi jenis-jenis SDA.
  • Menjelaskan pemanfaatan SDA secara arif
KELAS XI, SEMESTER II
  • 3.1.
  • 3. Menganalisis Pemanfaatan dan pelestarian Lingkungan hidup
  • 3.2. Mendiskripsikan pemanfaatan lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan
  • 3.3. Menganalisis pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannta dengan pembanguan berkelanjutan.
KELAS XII, SEMESTER I
  • 1. Mempraktekkan ketrampilan dasar peta dan pemetaan
  • Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar peta dan pemetaan
  • Mempraktekkan ketrampilan dasar peta dan pemetaan
  • Menganalisis lokasi industri dan pertanian dengan memanfaatkan peta.
  • 2. Memahami pemanfaatn Citra Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi ( SIG )
  • Menjelaskan pemanfaatan citra penginderaan jauh
  • Menjelaskan pemanfaatan SIG
KELAS XII, SEMESTER II
3. Menganalisis Wilayah dan pewilayahan
  • Menganalisis pola persebaran, spasial, hubungan serta interaksi spasial antar desa dan kota.
  • Menganalisis kaitan antar konsep wilayah dan pewilayahan dengan perebcanaan pembanguna wilayah.
  • Menganalisis wilayah dan pewilayahan negara maju dan sedang berkembang.
  • V. ARAH PENGEMBANGAN

Standar Kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.

PENGESAHAN

MODUL INI TELAH DI REKOMENDASI

PADA TANGGAL 14 OKTOBER 2006

OLEH

KEPALA MAN GANDEKAN BANTUL

MULYADI,S.Pd.M.A.

Nip. 150188316

KASI MAPENDA KABUPATEN BANTUL

Dra Hj SULASMI, M.A.

NIP. 150272102

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

KATA PENGANTAR ii

KURIKULUM KTSP iii

DAFTAR ISI ix

BAB. I

PENDAHULUAN

  • A. Latar Belakang…………………………………………………………………….1
  • B. Diskripsi Singkat ………………………………………………………………….1
  • C. Standar Kompetensi……………………………………………………………….2
  • D. Manfaat …………………………………………………………………………..2

BAB. II

KEGIATAN BELAJAR 1

  • A. Kompetensi Dasar…………………………………………………………………3
  • B. Materi Pokok………………………………………………………………………3
  • C. Uraian Materi………………………………………………………………………3
  • D. Rangkuman………………………………………………………………………12
  • E. Latihan / Tugas…………………………………………………………………..14
  • F. Test Mandiri …………………………………………………………………….15

BAB. III

KEGIATAN BELAJAR 2

  • A. Kompetensi Dasar………………………………………………………………..19
  • B. Materi Pokok…………………………………………………………………….19
  • C. Uraian Materi……………………………………………………………………19
  • D. Rangkuman………………………………………………………………………25
  • E. Latihan / Tugas…………………………………………………………………..27
  • F. Test Mandiri …………………………………………………………………….27

BAB. IV

KEGIATAN BELAJAR 3…………………………………………………………..

  • A. Kompetensi Dasar……………………………………………………………….31
  • B. Materi Pokok……………………………………………………………………31
  • C. Uraian Materi……………………………………………………………………31
  • D. Rangkuman………………………………………………………………………35
  • E. Latihan / Tugas………………………………………………………………….37
  • F. Test Mandiri ……………………………………………………………………37

BAB. V

PENUTUP

Evaluasi………………………………………………………………………………41

Kunci test evaluasi…………………………………………………………………..55

Glosarium ……………………………………………………………………………56

BAB.I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam dunia pendidikan perubahan kurikulum sangatlah perlu, untuk memenuhi tuntutan zaman, tentu saja perubahan tersebut berpengaruh terhadap buku pelajaran maupun diklat. Sebagai media belajar, pengaruh perubahan kurikulum tersebut bukan hanya pada materi tetapi yang lebih penting adalah pada metode atau pendekatannya dalam porses pembelajarannya. Maka untuk memenuhi kebutuhan akan buku -buku pelajaran geografi, baik yang digunakan dalam proses pembelajaran maupun untuk kebutuhan Diklat, maka perlu disusun sebuah modul yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

  • Deskripsi Singkat

Modul geografi ini disusun berdasarkan kurikulum KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ) yang digunakan untuk diklat atau proses pembelajaran gerografi kelas XI.IPS.

Materinya terdiri dari dari :

  • 1. BIOSFER

Meliputi pengertian biosfer, perubahan flora dan fauna serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi.

  • 2. ANTROPOSFER

Meliputi pengertian antroposfer, komposisi penduduk, pertumbuhan penduduk, dan penyajian data penduduk dalam bentuk grafik, tabel/ diagram.

  • 3. SUMBER DAYA ALAM

Meliputi potensi sumber daya alam dan persebarannya, pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan

  • Standar Kompetensi

Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer

  • Peta Konsep
  • Manfaat
  • Mengetahui pengertian biosfer
  • Dapat menganalisis persebaran flora dan fauna
  • Mengetahui hikmah adanya keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia
  • Dapat mengetahui pengertain Natalitas dan mortalitas serta hal-hal yang mempenagruhinya.
  • Dapat menghitung pertumbuhan penduduk
  • Dapat menyajikan data penduduk dalam bentuk grafik atau tabel.
  • Petunjuk Penggunaan Modul

BAB.II

KEGIATAN BELAJAR 1

  • A. Kompetensi Dasar 1
  • 1. Menjelaskan pengertian biosfer.
  • 2. Menjelaskan faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna.
  • B. Materi Pokok
  • 1. Pengertian fenomena biosfer
  • 2. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberadaan flora dan fauna
  • 3. sebaran flora dan fauna di dunia
  • 4. Sebaran hewan dan tumbuhan di Indonesia
  • 5. Dampak kerusakan hewan dan tumbuhan terhadap kehidupan
  • 6. Natalitas dan Mortalitas
  • 7. Pertumbuhan penduduk
  • 8. Masalah kependudukan di Indonesia.
  • C. Uraian Materi
  • 1. Pengertian biosfer

Biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup, terutama flora dan fauna, baik yang ada di darat maupun udara.

Berbagai macam flora yang hidup dalam suatu kawasan tertentu membentuk suatu persekutuan hidup alam hayati dan lingkungannya yang sering kita sebut hutan.

Klasifikasi hutan

  • a. Menurut fungsinya

1). Hutan lindung

Hutan yang berfungsi menjaga kelestarian tanah dan tata airnya.

2). Hutan Suaka Alam

Hutan yang berfungsi untuk perlindungan alam hayati dan manfaat-manfaatnya yang terdiri dari cagar alam ( untuk perlindungan berbagai jenis tumbuhan ) dan suaka margasatwa ( untuk perlindungan berbagai jenis satwa )

3). Hutan Wisata

Hutan yang dipelihara khusus untuk tujuan pariwisata, baik yang ada di darat maupun laut ( contoh Bunaken )

4). Hutan Produksi

Hutan yang khusus diambil kayu maupun non kayu sebagai hasil industri kayu, obat-obatan, penyamak kulit dll.

  • b. Menurut jenis pohonnya

1). Hutan Hiterogen

Hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman, misal hutan rimba, banyak terdapt di luar pulau jawa

2). Hutan Homogen

Hutan yang ditumguhi oleh satu jenis tanaman saja, pada umumnya hutan ini dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya reboisasi/ penghijauan.

  • c. Menurut cara terjadinya

1). Hutan Asli/Alamiah

Hutan yang terjadi secara alamiah, misal hutan rimba, bakau

2). Hutan Buatan

Hutan yang sengaja dibuta oleh manusia untuk kepentingan tertentu, misal penghijauan / reboisasi.

  • d. Menurut tempat

1). Hutan Pantai

2). Hutan Rawa

3). Hutan Pegunungan

  • e. Menurut iklim

1). Hutan Hujan Tropik

Hutan yang terdapat di daerah tropik yang mendapatkan hujan merata sepanjang tahun, banyak terdapat di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara.

2). Hutan Musim

Hutan yang terdapat di daerah tropik dengan musim kemarau yang panjang. Sehingga menggugurkan daunnya, banyak terdapat di India dan Asia Tenggara.

3). Sabana

Padang rumput di daerah tropis yang diselingi tumbuhan, banyak terdapat di Australia dan Brazilia

4). Stepa

Padang rumput di daertah tropis

5). Taiga

Hutan yang ditumbuhi oleh jenis-jenis konifer yang tumbuh di daerah dingin, banyak terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia.

Tugas : Buatlah kelompok diskusi yang masing-masing terdiri 4 – 6 orang, dengan materi

Jelaskan manfaat Hutan bagi kehidupan manusia

  • 2. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persebaran flora dan fauna.
  • a. Faktor penyebab

1). Cuaca dan iklim

2). Relief / ketinggian tempat

3). Manusia

  • b. Sarana penyebaran

1). Angin

misalnya biji-bijian yang terbawa oleh hempasan angin

2). Aliran air

misalnya tumbuhan atau biji-bijian yang terbawa oleh aliran sungai

3). Lahan

misalnya adanya gerakan spesies di daratan

4). Manusia

misalnya flora dan fauna yang dipindah oleh manusia

  • c. Hambatan

1). Geografis

Kondisi geografi yang menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna terutama adalah bentang alam yang berupa samudra, padang pasir, sungai dan pegunungan.

2). Biologis

Faktor yang menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna secara biologis antara lain habitat yang tidak sesuai dan tidak cocok lagi untuk kelangsungan hidup, tidak adanya persediaan makanan atau predator.

3). Tanah ( Edafik)

Kondisi tanah yang dapat menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna antara lain, ketersediaan unsur hara, udara dan air

  • 3. Persebaran flora dan fauna di dunia

Menurut Alfred Russel Wallace persebaran fauna di dunia dikelompokkan menjadi enam wilayah, yaitu :

  • a. Wilayah Neartik

Meliputi seluruh wilayah Amerika Utara bagian tengah terdiri atas padang rumput dan bagian utara merupakan hutan konifer seluruh Greenland, sedangkan hewannya berupa antilop, tupai dari Amerika Utara,bison, kalkun dan karibu

b. Wilayah Neotropik

Meliputi Mexico bagian selatan dan tengah serta Amerika Selatan, hewan-hewannya berupa kukang, armadillo, kuda, tapir, siamang dll

c. Wilayah Australis

Meliputi Selandia Baru, Irian, Maluku dan pulau-pulau di sekitarnya. Hewannya terdiri atas kanguru, trenggiling, koala, cendrawasih, kura-kura, berbagai macam burung dll.

  • d. Wilayah Oriental

Meliputi wilayah Benua Asia, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sri Langka dan Filipina, banyak terdapat hutan hujan tropis dan beraneka macam flora dan fauna, hewan-hewannya berupa harimau, gajah, gibon,orang utan dan badak bercula satu.

  • e. Wilayah Paleartik

Meliputi seluruh Eropa, Afganistan, Himalaya,Afrika, Inggris dan Jepang, hewannya terdiri atas bison, kucing kutub, menjangan kutub, landak

  • f. Wilayah Etiopian

Meliputi seluruh benua Afrika, Madagaskar dan wilayah Arab bagian selatan, banyak terdapat gurun yang menjadi pembatas wilayah satu dg lainnya, sehingga jenis binatangnya berbeda yang terdiri atas Gorilla, Simpanze, antelop, burung unta, zebra, kuda nil dan jerapah.


Luminous Rose


Rosebud


Bedraggled Daisy


Sweet Pea


Daylily


Black Eye Susan


Bee Balm


Chicory


Coltsfoot


Daffodil A


Bugs


Mountain Bluebell


Fruit Tree Blossom – Pipestem State Park – Heritage Point – 2004


Nature’s Q Tip


Do you have food?


Mr. Turtle


Moooo!!


Birdbath Mushroom


Fungus Fan


Brood X – Cyclical Cicadas – Southern West Virginia – Spring 2003

  • 4. Persebaran Fauna di Indonesia
  • a. Fauna Indonesia Barat

Meliputi wilayah Sumatra, Jawa dan Kalimantan biasanya disebut fauna dangkalan Sunda yang terdiri atas binatang menyusuinya berbadan besar, treinggiling, bunglon, kijang.

  • b. Fauna Indonesia Tengah

Meliputi Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara dibatasi oleh garis Wallace di barat dan garis weber di timur, hewannya meliputi anoa, babi rusa,biawak, kuskus, komodo, buaya, ular dll

c. Fauna Indonesia Timur

Meliputi Papua dan pulau di sekitarnya sering disebut fauna dangkalan Sahul yang terdiri atas Kanguru,kadal, kura-kura dan berbagai jenis burung.

  • 5. Usaha melestarikan

Untuk menghindari kepunahan, maka dilakukan beberapa usaha antara lain larangan berburu dan dibutkan suaka margasatwa sebagai berikut :

NO PROPINSI LOKASI MAGASATWA JENIS HEWAN
1. DI Aceh Kluet

Gunung Leuser

Orang Utan, Gajah

Orang Utan, gajah, tapir, macan, rusa

2. Sumatra Utara Sikindur

Langkat

Gajah, orang utan

Gajah, orang utan, macan

3. Riau Kerumutan

Pulau Berkah

Gajah dan tapir

Burung-burung laut

4. Sumatra Barat Rimbo Pantai Siamang, tapir, harimau
5. Lampung Waykambas Gajah, orang utan, harimau
6. Jawa Barat Panaitan dan ujung Kulon Badak cula satu, babi hutan, banteng dan rusa
7. Kalimantan Barat Gunung Palung Bekantan
8. Kalimantan Tengah Kotawaringin

Tanjun Puting

Bekantan, orang utan, banteng, babi hutan
9. Sulawesi utara Maspepayaroja Penyu laut
10. Sulawesi Tengah Pati-pati, Lore Lindu Kalamantan dan lombuyan Rusa dan anoa
11. Bali Bali Barat Banteng dan jalak putih
12. Nusa Tenggara Barat Pulau Moyo Rusa, babi hutan, ayam hutan dan burung
13. Nusa Tenggara Timur Padar Rinca dan Walwuul Komodo
14. Papua Gunung Lorentz Walaby, ular sanca, landak, burung nandur,kanguru pohon

Untuk menjaga kelestarian satwa Langka, maka penangkapan hewan-hewan dan juga perburuan haruslah mentaati peraturan tertentu seperti berikut ini :
a. Para pemburu harus mempunyai lisensi (surat izin berburu).
b. Senjata untuk berburu harus tertentu macamnya.
c. Membayar pajak dan mematuhi undang-undang perburuan.
d. Harus menyerahkan sebagian tubuh yang diburunya kepada petugas sebagai tropy, misalnya tanduknya.
e. Tidak boleh berburu hewan-hewan langka.
f. Ada hewan yang boleh ditangkap hanya pada bulan-bulan tertentu
saja. Misalnya, ikan salmon pada musim berbiak di sungai tidak boleh
ditangkap, atau kura-kura pads musim akan bertelur.
g. Harus melakukan konvensi dengan baik. Konvensi ialah aturan-aturan yang tidak tertulis tetapi harus sudah diketahui oleh si pemburu dengan sendirinya. Misalnya, tidak boleh menembak hewan buruan yang sedang bunting, dan tidak boleh membiarkan hewan buas buruannya lepas dalam keadaan terluka.

  • h. mengembangbiakkan hewan yang hampir punah
  • i. Menyediakan makanan secara alamiah

Sedangkan Suaka alam untuk perlindungan tumbuhan sebagai berikut :

NO PROPINSI SUAKA ALAM JENIS HEWAN
1. DI Aceh Aceh Raflesia Raflesia padma acehensis
2. Sumatra Utara Sibolangit

Dolok Laut

Kebun botanis

Pinus merkusi

3. Bengkulu Bengkulu Raflesia Bengkulu
4. Sumatra Barat Batangalupuh

Beringin Sakti

Raflesia Arnoldi

Pinus benjamina

5. Bengkulu Bengkulu Raflesia Bengkulu
6. Jawa Tengah Wijaya Kusuma Bunga wijaya kusuma
7. Kalimantan Barat Mandor Jenis anggrek

Beberapa usaha untuk melestarikan flora :

  • a. Melakukan pengawasan secara ketat, terutama terhadap perusak hutan dan penambang liar.
  • b. Melakukan reboisasi terhadap hutan gundul
  • c. Melarang penggembalaan yang merusak hutan
  • d. Menjaga agar tidak terjadi kebakaran
  • e. Menanam pohon pengganti
  • f. Melarang ladang berpindah
  • g. Menetapkan hutan lindung
  • h. Melaksanakan tebang pilih
  • D. Rangkuman
  • E. Latihan / Tugas
  • 1. Apa yang dimaksud dengan Biosfer dan antroposfer
  • 2. Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi penyebaran flora dan fauna
  • 3. Sebutkan ciri khas binatang asli Indonesia
  • 4. Sebutkan 3 tenaga yang membawa penyebaran tumbuhan di permukaan bumi
  • 5. Sebutkan 3 jenis binatang khas Afrika
  • F. Test Mandiri

BAB.III

KEGIATAN BELAJAR 2

  • A. Kompetensi Dasar 2
  • 1. Menjelaskan pengertian fenomena antroposfer
  • 2. Menganalisis aspek kependudukan
  • B. Materi Pokok
  • 1. Pengertian fenomena antroposfer
  • 2. Menganalisis komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin
  • 3. Menghitung menghitung sex ratio dan dependency ratio
  • 4. Mengidentifikasi tinggi rendahnya kualitas penduduk berdasar tingkat pendidikan dan kesehatan
  • 5. Menghitung tingkat kelahiran penduduk
  • 6. Menghitung tingkat kematian penduduk
  • 7. Menghitung pertumbuhan penduduk suatu wilayah
  • 8. Menghitung proyeksi penduduk suatu wilayah
  • 9. Menyajikan informasi kependudukan melalui peta tabel dan grafik/diagram
  • 10. Membedakan antara migrasi ekstern dan migrasi intern
  • C. Uraian Materi
  • 1. Pengertian fenomena antroposfer

Antroposfer adalah manusia dan kehidupannya di permukaan bumi, dalam pembahasannya nanti lebih di tekankan pada aspek kependudukannya, yang berkaitan dengan masalah kependudukan, antara lain ; kepadatan, penyebaran yang tidak merata, jumlah dan kualitas penduduk.

  • 2. Menganalisis komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin.

Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin bersifat universal, karena umur dan jenis kelamin selalu menjadi dasar dalam pengelompokan penduduk dan mempunyai perana yang penting dalam kehidupan masyarakat antara lain menentukan kedudukan atau status dalam masyarakat, menentukan kesempatan dalam memperoleh pekerjaan dll.

Pengelompokan menurut jenis kelamin jelas laki-laki dan perempuan sedangkan berdasarkan umur, menurut beberapa sumber dikelompokkan sebagai berikut :

  • a. Kelompok usia muda / belum produktif antara 0 – 14 tahun
  • b. Kelompok usia dewasa / produktif antara 15 th – 64 tahun
  • c. Kelompok usia tua / tidak produktif diatas 65 tahun

Berdasarkan pengelompokan tersebut dapat diketahui angka ketergantungan atau sering disebut Dependency Ratio dengan menggunakan Rumus sebagai berikut :

Contoh : Jumlah penduduk Bantul pada tahun 2006 sebanyak 2 juta jiwa dengan komposisi ; jumlah usia muda 250.000, jumlah usia dewasa 1.700.000 jiwa sedangkan jumlah usia tua sebanyak 50.000 jiwa, hitungka angka ketergantungannya.

Jawab :

Jadi angka ketergantungannya sebanyak 17 artinya setiap 100 penduduk usia dewasa harus menanggung beban kehidupan sebanyak 17 orang disamping harus menghidupi dirinya sendiri.

Dalam kehidupan nyata apakah mungkin itu terjadi ?
  • 3. Menghitung tingkat kelahiran penduduk

Angka kelahiran atau sering disebut dengan Natalitas diartikan sebagai jumlah kelahiran hidup untuk setiap 1000 penduduk dalam waktu 1 tahun , juga disebut angka kelahiran kasar/ CBR ( Cruth Birth Rate ), dengan kriteria sebagai berikut :

  • a. diatas 30 berarti angka kelahirannya tinggi
  • b. antara 20 – 30 berarti angka kelahirannya sedang
  • c. Dibawah 20 berarti angka kelahirannya rendah

Faktor-faktor yang menambah jumlah kelahiran/Pro natalitas

  • a. Nikah usia muda
  • b. Pergaulan bebas
  • c. Derasnya arus informasi
  • d. Lemahnya iman
  • e. Kurangnya kesadaran ber-KB
  • f. Dll

Faktor yang menghambat jumlah kelahiran/ anti natalitas

  • a. menunda nikah
  • b. Pantang nikah
  • c. Penyakit
  • d. KB
  • e. dll
  • 4. Menghitung tingkat kematian penduduk

Angka kematian atau sering disebut Mortalitas adalah jumlah kematian dalam setiap 1000 penduduk dalam waktu 1 tahun, juga disebut CDR / Cruth DeathRate, dengan kriteria sebagai berikut :

  • a. diatas 20 berarti angka kematiannya tinggi
  • b. 10 – 20 berarti angka kematiannya sedang
  • c. Dibawah 10 berarti angka kematiannya rendah

Faktor yang menambah jumlah kematian/pro mortalitas

  • a. Perang
  • b. Penyakit
  • c. Kriminalitas
  • d. Bunuh diri
  • e. Bencana alam
  • f. Dll

Faktor yang menghambat jumlah kematian /anti mortalitas

  • a. Perdamaian
  • b. Kemajuan bidang kesehatan.kedokteran
  • c. Imunisasi
  • d. Kebersihan
  • e. Makanan bergizi
  • f. Dll
  • 5. Menghitung pertumbuhan penduduk suatu wilayah
  • a. Pertumbuhan Penduduk alami

Pertumbuhan Penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang hanya memperhatikan aspek kelahiran dan kematian saja, juga disebut Natural Increase

Pertumbuhan Penduduk L – M

  • b. Pertumbuhan Penduduk Total

Pertumbuhan Penduduk Total adalah pertumbuhan penduduk dengan memperhatikan aspek kelahiran, kematian, migrasi masuk dan migrasi keluar.

Pertumbuhan Penduduk Total ( L – M ) + ( I – E )

  • c. Proyeksi penduduk

Proyeksi Penduduk adalah memperkirakan jumlah penduduk pada masa yang akan datang.

Proyeksi Penduduk

Pn = Po(1+r)n

Contoh : Diketahui jumlah penduduk Klaten pada awal tahun 2006 sebanyak 2 juta jiwa, pertumbuhan penduduknya 2 %/tahun.

Hitunglah perkiraan jumlah penduduk Klaten pada tahun 2008.

Jawab :

Pn=2.000.000(1+2%)2

Pn=2.000.000(1+0,02) 2

Pn=2.000.000(1,02) 2

Pn=2.000.000(1,04 )

Pn=2.080.000

  • 6. Masalah-masalah kependudukan di Indonesia.
  • a. Pertumbuhannya tinggi
  • b. Persebarannya tidak merata
  • c. Komposisinya sebagian usia muda
  • d. Kualitasnya rendah
  • 7. Usaha mengatasi masalah kependudukan di Indonesia
  • a. KB
  • b. Transmigrasi
  • c. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan
  • 8. Menyajikan informasi kependudukan melalui peta tabel dan grafik/diagram
  • a. Simbol Ordinal / bertingkat

Adalah simbul yang menunjukkan adanya tingkatan nilai data, seperti kepadatan penduduk ( padat, sedang dan jarang ), pertumbuhan penduduk dll

  • b. Simbol Kuantitatif

Adalah si,mbol yamg menunjukkan data secara kuantitatif dan kualitatif, misal jumlah penduduk di berbagai kecamatan di Bantul

Simbol ini dapat berupa diagram batang, lingkaran dll

  • c. Simbol Pictorial

Adalah simbul yang menggunakan bentuk sesuai dengan keadaan yang sesungguhya, misal jumlah penduduk menggunakan simbul bentuk manusia sesuai dengan jumlahnya, dll

  • 9. Membedakan antara migrasi ekstern dan migrasi intern

Migrasi Intern adalah perpindahan penduduk antara satu daerah dengan daerah lain dalam satu negara

Misalnya : transmigrasi, urbanisasi, evakuasi

Migrasi Ekstern adalah perpindahan penduduk antar negara

Misalnya : Imigrasi, emigrasi dan remigrasi

  • D. Rangkuman
  • E. Latihan / Tugas
  • F. Test Mandiri

BAB.IV

KEGIATAN BELAJAR 3

  • A. Kompetensi Dasar 3
  • B. Materi Pokok
  • 1. Pengertian Sumber Daya Alam
  • 2. Klasifikasi Sumber Daya Alam
  • 3. Penyebaran Sumber Daya Alam
  • 4. Pemanfaatan Sumber Daya Alam
  • C. Uraian Materi
  • 1. Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam atau sering disebut Natural Resource adalah Segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan manusia.

  • 2. Klasifikasi Sumber Daya Alam
  • a. Berdasarkan kemungkinan pemulihannya

1). Renewable Resource /dapat diperbaharuhi

Adalah sumber daya alam yang dapat dikembalikan persediaannya dengan cara yang relatif mudah dan waktunya relatif cepat, misal hasil pertania, perkebunan, kesuburan tanah dll.

2). Unrenewable Resource/tidak dapat diperbaharuhi

Adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharuhi setelah habis dipergunakan atau pemulihannya memakan waktu yang sangat lama jutaan tahun, misal minyak bumi, batu bara dan berbagai jenis tambang mineral yang lain.

  • b. Berdasarkan sifatnya

1). Sumber Daya Alam Fisik

Adalah sumber daya alam yang berupa benda, misal barang tambang, air, tanah dll

2). Sumber Daya Alam Hayati

Adalah sumber daya alam yangnberupa makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan.

  • c. Berdasarkan kecepatan habisnya

1). Sumber daya alam yang cepat habis

sumber daya alam yang cepat sekali habis, karena nilai konsumtifnya tinggi, sehingga banyak pemakainya. Misal ; minyak bumi, gas alam dan bahan bakar lainnya konsumsinya tinggi.

2). Sumber Daya Alam yang tidak cepat habis

Sumber daya alam yang nilai nya tidak akan pernah habis, dan biasanya nilai konsumtifnya rendah, misal emas, intan mutiara dll

3). Sumber Daya Alam yang tidak akan habis

Sumber daya alam yang tidak akan habis karena ada pembaharuan secara alami, misal ; sinar matahari, udara/oksigen.

  • d. Berdasarkan Lokasinya

1). Sumber Daya Alam Terestrial

Adalah sumber daya alam yang berada di daratan, misalnya bahan galian, tanah, hutan dll

2). Sumber Daya Alam Akuatik

Adalah sumber daya alam yang berda di lautan, misalnya ikan, rumput laut, garam, energi gelombang dll.

  • e. Berdasarkan UU No 11 tahun 1976 Tentang pertambangan

1). SDA Golongan A / Strategis

Adalah golongan bahan galian yang strategis untuk pertahanan dan kemanan atau untuk menjamin perekonomian negara, misal minyak bumi, batu bara, nikel, mangaan dll

2). SDA Golongan B/ Vital

Adalah golongan SDA yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak , misal emas, perak, magnesium dll

3). SDA Golongan C

Adalah golongan SDA yang termasuk batuan industri , misal batu, gamping, pasir dll

  • 3. Persebaran Sumber Daya Alam

NO

NAMA

TEMPAT

1 Hutan Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra
2 Minyak bumi Cupu, Cirebon,Plaju, Palembang ,Sorong,Kalimantan
3 Gas Alam ( LNG ) Arun
4 Batu-Bara Ombilin,Kalimantan, Aceh, Bukit Asam,Jambi,Riau,
5 Emas Perak Tembaga Pura, batu Hijau, Tasikmalaya,Bengkulu, Jampang ( Jabar )
6 Nikel Danau Matana, Towuti, Kolaka
7 Timah
8 Bauksit P. Bintan
9 Marmer Trenggalek, Bayat
10 Tembaga Tembaga Pura, Tirtomoyo Wonogiri, Muara Sipeng( Sulawesi )
11 Mangaan KliripanP. Doi ( Halmahera) Karang Tunggal ( Tasikmalaya)
12 Intan Martapura
13 Platina/Emas Putih Peg. Verbeek
14 Fosfat Cirebon, gunung Ijen,Banyumas
15 Mika Kep. Banggai
  • 4. Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Akhir-akhir ini tampak bahwa penggunaan sumber daya alam cenderung naik terus, karena:

  • a. pertambahan penduduk yang cepat
  • b. perkembangan peradaban manusia yang didukung oleh kemajuan sains dan teknologi. Oleh karena itu, agar sumber daya alam dapat bermanfaat dalam waktu yang panjang maka hal-hal berikut sangat perlu dilaksanakan.
  • 1. Sumber daya alam harus dikelola untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, tetapi pengelolaan sumber daya alam harus diusahakan agar produktivitasnya tetap berkelanjutan.
  • 2. Eksploitasinya harus di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi
    sumber daya alam.
  • 3. Diperlukan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada agar dapat lestari dan berkelanjutan dengan menanamkan pengertian sikap serasi dengan lingkungannya.
  • 4. Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya
    pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
    a. Teknologi yang dipakai tidak sampai merusak kemampuan sumber daya untuk pembaruannya.
    b. Sebagian hasil panen harus digunakan untuk menjamin
    pertumbuhan sumber daya alam hayati.
    c. Dampak negatif pengelolaannya harus ikut dikelola, misalnya
    dengan daur ulang.

d. Pengelolaannya harus secara serentak disertai proses
pembaruannya.

  • D. Rangkuman
  • E. Latihan / Tugas
  • F. Test Mandiri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar